Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang / Berita / Berita : PKK Batang Raih Peringkat Pertama Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan

BERITA


PKK Batang Raih Peringkat Pertama Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan

Batang - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang mendapatkan peringkat pertama dalam kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor saat evaluasi kerjasama TP PKK Provinsi Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (12/12/2019).


Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah Tavip Supriyanto mengatakan hasil evaluasi pelaksanaan kerjasama antara TP PKK provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan kepatuhan pembayaran kendaraan bermotor Tahun 2019 ini.


“Bahwa kader-kader TP PKK ini dapat menggerakan pendapatan pajak kendaraan bermotor secara signifikan. Upaya ibu-ibu ini sangat luar biasa dapat menghasilkan hasil maksimal. tahapan kegiatan ini dimulai pada bulan februari dan maret diselenggarakan sosialisasi dienam kabupaten di jawa tengah.”jelasnya


“Pada enam wilayah Kabupaten di Jawa Tengah masing-masing kita coba dua puluh objek jadi indikator yang kita nilai adalah dari 2.000 objek kita serahkan kepada ketua TP PKK di Kabupaten ini agar bisa mencapai yang terbanyak dan hasilnya dari objek pajak yang sudah membayar dari tunggakan pajak yang sudah disampaikan.”imbuhnya


Ia menjelaskan penilaian hasil pada enam wilayah Kabupaten di Jawa Tengah yang pertama hasil kerjasama kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor diraih oleh TP PKK Kabupaten Batang, membayar pajak ada 1.148 objek dengan nilai Rp348.000.000,00 sebagai peringkat pertama se-Jawa Tengah.  


Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo menambahkan mengucapkan terima kasih sekali kepada ibu-ibu TP PKK se-Jawa Tengah yang telah berperan dan berkontribusi dalam pembangunan yang ada di Jawa Tengah melalui kegiatan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor.


“Pendapatan daerah merupakan sumber dana atau pendapatan asli daerah itu melalui pajak. karena itu pajak daerah yang berpotensi paling besar di jawa tengah adalah pajak kendaraan bermotor. Perlu diketahui pajak bermotor dapat menyumbang 80% pendapatan daerah.”terangnya.


Ia berharap kedepannya pajak bermotor dapat disosialisasikan kepada masyarakat agar dapat dipahami oleh masyarakat untuk percepatan pembangunan daerahnya masing-masing

Bagikan ke Jejaring Sosial